Ketahanan Pangan Kuat: 56.355 KK di Agam Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng dari Bapanas

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira

Upaya Pemkab Agam Salurkan Bantuan Pangan Tepat Sasaran demi Stabilitas Daerah
AGAM — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan terus bergerak aktif dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Sebanyak 56.355 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Agam kini resmi tercatat sebagai penerima manfaat Program Bantuan Pangan (PBP) yang digulirkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Rosva Deswira, mengonfirmasi bahwa puluhan ribu keluarga penerima manfaat tersebut mendapatkan alokasi pangan pokok secara berkala.
"Setiap kepala keluarga menerima bantuan berupa 10 kilogram beras serta dua liter minyak goreng untuk jatah per bulan. Tergantung pada jadwal distribusi, penyaluran di lapangan dilakukan dua bulan sekali, bahkan terkadang dirapel hingga tiga bulan sekali," jelas Rosva.
Monitoring Ketat Demi Penyaluran Transparan dan Akuntabel
Untuk menjamin program ini berjalan tanpa kendala, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam rutin turun ke lapangan guna melakukan monitoring dan evaluasi. Langkah pengawasan ketat ini dinilai krusial demi memastikan seluruh paket bantuan didistribusikan secara lancar, transparan, akuntabel, dan yang paling penting adalah tepat sasaran.
Melalui peninjauan langsung, pemerintah daerah dapat memverifikasi bahwa komoditas pangan mengalir tepat kepada warga yang berhak sesuai pangkalan data yang telah divalidasi sebelumnya. Pengawasan intensif ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Agam dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kalangan ekonomi rentan.
Sinergi Lintas Sektor Atasi Kendala Lapangan
Selain memastikan akurasi data, agenda evaluasi berkala ini dimanfaatkan sebagai wadah mendeteksi hambatan teknis di lapangan. Dengan mengetahui kendala secara dini, efektivitas pelaksanaan program pada periode berikutnya dapat terus ditingkatkan.
Pihak dinas menegaskan komitmennya untuk selalu mempererat kerja sama dan sinergi dengan pemerintah kecamatan, jajaran pemerintah nagari, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait. Langkah kolaboratif ini diambil agar esensi dari program bantuan pangan pusat ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas, sekaligus efektif dalam menjaga stabilitas harga dan stok pangan di tingkat daerah Sumatra Barat. #KabupatenAgam #BantuanPangan #Bapanas #PemkabAgam #KetahananPangan #SumbarHariIni #BeritaSumbar

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url